Aplikasi Siklus Pengolahan Transaksi



Pengembangan software akuntansi tidak terlepas dari analisis terstruktur secara observasi terhadap rangkaian dalam kegiatan bisnis. Siklus pengolahan transaksi menyediakan rangkaian kegiatan pada sistem akuntansi tertentu dan memberikan corak pada model penanganan data dari masukan-proses-keluaran.
Ditilik dari output laporan yang dihasilkan oleh software akuntansi, ada dua tipe infomasi yakni : informasi akuntansi keuangan dan informasi akuntansi manajemen. Informasi akuntansi keuangan diperoleh melalui pengklasifikasian dan peringkasan informasi operasi dan sejumlah rekening yang ada dalam perusahaan yang dirancang begitu mudah sehingga pernyataan keuangan dengan mudah dibuat dan dipersiapkan. Sedangkan informasi akuntansi manajemen merincikan informasi operasi yang digunakan oleh para manajer dalam merencanakan, mengkoordinasikan serta mengawasi aktivitas organisasi.
Makna kerangka kerja pemrosesan transaksi terletak pada bagaimana dokumentasi sistem dapat menterjemahkan urutan kegiatan dalam masalah spesifik transaksi sehingga dapat dijelaskan dalam suatu diagram alir. Diagram alir mengindikasikan sesungguhnya, apakah program aplikasi dapat diuraikan secara terstruktur untuk mengetahui masalah spesifik yang dihadapi perusahaan. Oleh karenanya, dalam melakukan analisis terhadap kebutuhan informasi akuntansi, perlu diketahui prosedur sistem akuntansi yang dapat memberikan gambaran suatu input-proses-output. Inilah yang dinamakan sistem informasi akuntansi dan menjadi bagian integral dari kebutuhan informasi manajemen. Jadi, siklus pengolahan transaksi merupakan dasar bagi analisis dan sistem informasi yang disajikan dalam Data Flow Diagram (DFD) untuk membuat struktur program yang akan dirancang.

2 Komentar:

Terimakasih Infonya
sangat bermanfaat..
Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
:)
twitter : @profiluii

Salam Kenal juga mas bro...!

Post a Comment