2 Staff dan 2 Volunteer Madya Insani Diwisuda.


2 Orang staff LSM Madya Insani, Sentika Dessi Wandani ( Bendahara Operasional ) dan Sundari Maulia Koordinator PAUD serta 2 Orang Volunteer Madya Insani, Jamaluddin dan Khairul Bahri Pasaribu telah menyelesaikan pendidikan Diploma 3 jurusan administrasi bisnis di Politeknik Trijaya Krama dan telah diwisuda pada hari Sabtu (10/9).
Acara yang berlangsung di Aula Hotel Garuda Plaza Jl. Sisingamangaraja ini diikuti oleh 65 orang wisudawan dan wisudawati, seluruh dosen Politeknik Try Jaya Krama, Orang Tua / Wali mahasiswa dan beberapa undangan lainnya. Turut hadir dalam upacara tersebut pimpinan yayasan Hajar Kasih yang merupakan induk dari Politeknik Tri Jaya Krama, Prof. Kasim Sio.
Dalam sambutannya, beliau berharap kepada para wisudawan dan wisudawati mampu mengimplementasikan ilmunya sesuai dengna tri darma perguruan tinggi. Selain itu, beliau juga menegaskan bahwa semua ilmu yang didapat tersebut bias berguna bagi semua orang, khususnya bagi keluarga. “Kita berharap anak-anak kita ini bisa mngimplementasikan apa yang telah mereka dapatkan dan bisa berguna bagi orang tua mereka, keluarga dan juga bagi bangsa dan Negara”
Direktur Eksekutif Madya Insani, Suhartini, S.Sos merasa sangat bangga hadir diupacara wisuda ini dan menyaksikan beberapa penerus bangsa ini disahkan sebagai ahli madya. yang lebih membanggakan lagi, salah seorang volunteer merupakan didikan PKBM Madya Insani yaitu Jamaluddin. Selain itu, salah seorang wisudawati bernama Indah melaksanankan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di KSU Madya Insani. “Kita sangat bangga pada mereka, ini salah satu dokumentasi nyata bahwa kita terus meninggkatkan dan selalu mendukung orang-orang terdekat kita dan masyarakat untuk mengenyam pendidikan tidak hanya sebatas tamatan SMU saja” ujar wanita yang memiliki gelar sarjana sosiologi ini yang hadir bersama suami.
Madya Insani adalah mediator yang menawarkan pendidikan Diploma 3 ini. Bekerjasama dengan pimpinan Yayasan Hajar Kasih, Madya Insani mendelegasikan 7 orang untuk kuliah di Politeknik Tri Jaya Krama dengan fasilitas beasiswa selama 1 tahun. Tetapi 2 orang lainnya tidak mampu menyelesaikan pendidikan mereka dengan beberapa alasan yang salah satunya adalah permasalahan ekonomi keluarga.
Suhartini, S.sos yang juga pengelola PKBM Madya Insani mengungkapkan bahwa LSM Madya Insani selalu mencari peluang bagi masyarakat marginal yang ingin melanjutkan kuliahnya. “Kita selalu berusaha untuk meningkatkan pendidikan staf-staf kita dengan mencari sumber-sumber beasiswa. Tidak hanya itu, kita juga menawarkannya pada alumni-alumni PKBM Madya Insani serta anak-anak dari keluarga marginal yang memang ingin melanjutkan sekolah” (D-Viz)

0 Komentar:

Post a Comment