Showing posts with label Football. Show all posts
Showing posts with label Football. Show all posts

Indonesian Selection, Komposisi 2 Generasi Racikan Pelatih Lokal

Rasanya sudah tidak perlu dibuktikan lagi kepiawaan seorang Rahmad Darmawan yang telah membuktikan diri sebagai salah satu pelatih terbaik Indonesia bahkan jelas lebih unggul di banding Wim Rijsbergen yang terakhir melatih Timnas Senior. hal ini dibuktikan dari penampilan gemilang Timnas U-23 di ajang Sea Game 2011 beberapa waktu lalu dengan meraih posisi runner up, bahkan Rahmad Darmawan mendapatkan pujian mulai dari masyarakat pecinta sepak bola sampai para pengamat dan pelatih sepak bola lainnya. Berbeda Halnya dengan Wim yang terakhir dengan jelas tidak berhasil memberikan prestasi apapun setelah Timnas Indonesia yang pada awalnya di racik oleh seorang Alfred Riedle terdepak dari pertarungan kualifikasi Piala Dunia 2014 dengan catatan tidak pernah menang. Dan terakhir pelatih berdarah Belanda ini mendapat kritikan dan kecaman keras dari peracik timnas yang dibawanya, Alfred Riedle, serta salah satu pelatih terkemuka diindonesia Benny Dollo juga mengecam sikap Wim yang menyalahkan pemain menyangkut hasil pertandingan.
Balik lagi ke Rahmad Darmawan. Kali ini RD kembali meracik sebuah tim untuk menghadapi salah satu tim kaliber dunia, LA Galaxy yang didalamnya dihuni beberapa pemain top dunia seperti, David Beckham, Landon Donovan dan Robbie Keane.
Dan kali ini rahmad darmawan memiliki opsi yang lebih banyak dibanding sebelumnya yang harus melakukan seleksi terhadap pemain dengan usia 23 tahun kebawah. 21 pemain yang terjaring dalam skuad racikan RD kali ini terdiri dari pemain yang menghuni tim U-23 dan Timnas Senior, dimana bomber maut Patrich Wanggai dan Titus Bonai tetap menjadi pilihan.
Menurut pengamatan saat ini, Tim yang dipersiapkan ini adalah hasil gabungan pemain-pemain terbaik dari dua generasi sepak bola Indonesia.
Berikut daftar pemain yang akan bermain untuk Tim Indonesian Selection  :
Timnas U-23: Kurnia Meiga, Andritany Ardiansyah, Diego Michiels, Abdul Rahman, Hasyim Kipuw, Mahadirga Lasut, Egi Melgiansyah, Oktovianus Maniani, Andik Vermansyah, Patrich Wanggai, Titus Bonai.
Timnas senior: Firman Utina, Ahmad Bustomi, M. Ridwan, Cristian Gonzales, Boaz Solossa, Hamka Hamzah, Bambang Pamungkas, Greg Nwokolo, Victor Igbonefo, Zulkifli Syukur.

Beckham Belum kehilangan Kharismanya

Menyongsong bergulirnya pertandingan persahabatan yang mempertemukan Tim Indonesia Selection melawan juara Liga Amerika, LA Galaxy di Gelora Bung Karno 30/11 nanti, terdapat satu sosok yang saat ini masih belum kehilangan kharismanya, selain faktor wajah tampan yang membuat para wanita menjerit histeris, David Beckham juga masih piawai di lapangan dengan ikut berperan besar membawa LA Galaxy menjuarai MLS.
Kehadiran Tim LA Galaxy di Bandara Soekarno-Hatta, 28/11 membuat para pengunjung yang sebagian besar menanti kedatangan Beckham heboh dan menjerit histeris, apalagi orang pertama yang keuar dari Gate 2-D adalah sang idola tersebut.
Tim kaliber dari Amerika yang dihuni beberapa pemain top dunia lainnya seperti Landon Donovan dan Robbie Keane ini akan dijamu oleh Tim Indonesia Selection yang diracik oleh Coach Rahmad Darmawan yang turut memasukkan sebanyak 11 orang Timnas U-23 yang berlaga di Ajang Sea Game.
Untuk melengkapi komposisi tim, Rahmad Darmawan juga menyisipkan beberapa pemain senior seperti Boaz Salosa, Bambang Pamungkas dan Cristian "El-Loco" Gonzalez.

Manchester City, Tetap hebat dan BelumTerkalahkan


Walaupun harus menghadapi lawan berat melawan tim sekelas Liverpool, senin 28/11 kemarin, The Cityzen tetap dapat mempertahankan rekor tak terkalahkannya. Hasil imbang 1-1 tetap mengukuhkan tim besutan Roberto Mancini ini di puncak klasemen dan tetap menjaga jarak dari rival sekotanya Manchester United yang tertinggal 5 point.
City yang hanya bermain dengan 10 orang pada menit ke 83 dan mendapat tekanan mental dari supporter tuan rumah tetap berusaha tenang dan bermain bagus sepanjang pertandingan. Beberapa pemain menunjukkan kegemilangannya diposisinya masing-masing terutama di posisi penjaga gawang yang dihuni Joe Hart.
Jika eksistensi mereka terus terjaga seperti ini, maka gelar juara liga inggris akan menjadi hal termanis bagi seluruh pemain, fans dan manajemen yang sudah lama mendambakannya.
Chayo.... Maju terus Manchester City.

3,5 Tahun Latihan di Paraguay, Timnas Aceh bermain buruk

Bukan waktu yang singkat selama 3,5 tahun latihan yang dijalani oleh Timnas Aceh di Negara Paraguay. Alhasil, mereka mengecewakan ribuan penonton yang sudah sangat antusias ingin melihat hasil yang mereka pelajari di salah satu Negara yang sepak bolanya sudah diakui didunia.
Timnas Aceh yang diharapkan mempunyai skill dan teknik bermain lebih bagus dari tim-tim lainnya ini hanya mampu bermain imbang melawan tim juara PPLP Nasional dari Jawa Tengah dalam turnamen Segitiga Muda di stadion Lhong Raya Banda Aceh 20/11. Permainan mereka pun tidak menunjukkan bahwa mereka berlatih di negara dengan kultur sepak bola yang mendunia sekalas Paraguay. Bahkan hampir seluruh penonton yang memadati stadion menghujat mereka bahkan melempari mereka saat keluar dari lapangan.
Tim yang menghabiskan kurang lebih 27 Miliar dana APBA untuk dilatih di negara Paraguay ini bahkan sering kali membuat kesalahan dalam bermain, akurasi umpas yang buruk, sering membuang bola keluar lapangan dan sering menumpuk ditengah lapangan.
Tidak ada kelas teknik yang menunjukkan bahwa mereka pantas untuk disebut Timnas Aceh. Bahkan beberapa orang penonton berpendapat bahwa permainan mereka tidak beda seperti tim-tim lainnya yang hanya latihan di lapangan biasa.
Pantas saja para penonton melempari mereka, APBA sebesar 27 Miliar terbuang sia-sia. Uang masyarakat yang awalnya dengan penuh harapan dan kebanggaan diikhlaskan tanpa ada protes sedikitpun ini kemudian mengecewakan seluruh masyarakat Aceh.

Raih Emas, Tuntaskan Polemik Sepak Bola Nasional, Buktikan...!!!!

Luar biasa ! Bravo ! Dengan semangat dan kerja keras, Timnas Indonesia berhasil melaju ke babak final seagame tahun ini dan akan menghadapi Malaysia yang akan diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Karno pada hari Senin, 21 November 2011 Pukul 19.00 WIB.
Hasil yang luar biasa diberikan oleh garuda muda dengan torehan  kali menang dan 1 kalah serta dengan catatan memasukkan 13 Gol kegawang lawan dan hanya kemasukan 2 gol. Prestasi ini diraih dengan pengorbanan dan kerja keras luar biasa dari seluruh pemain yang dipimpin oleh Andik Vermansyah.
The Black Tridente, Okto Maniani, Patric Wangai dan Titus Bonai kembali memancarkan kilauan mutiara hitam yang dulu pernah berkilau dimasa Rockey Poetiray tetapi kemudian dipendam dalam lemari politik dan rasisme serta diskriminasi terhadap daerah-daerah yang berada jauh dari ibukota.
Tahun ini, merekalah yang akan membuktikan dan menunjukkan kepada Indonesia, bahwa tanpa warna Indonesia tidak gemerlap. Tahun ini sebuah keyakinan dengan kerja keras dan pengorbanan mereka, Timnas akan kembali mengulang sejarah yang terjadi 20 tahun silam, 1991 dimana Indonesia berhasil menjadi juara umum seagame dan mendapatkan emas di cabang olah raga paling bergengsi sedunia, Sepak Bola.